Pages

Minggu, Februari 17, 2008

Posisi Hubungan Seks Yang Terbaik Selama kehamilan

Bila anda hamil bukan berarti anda tidak dapat melakukan hubungan seks lagi. Anda tetap dapat melakukan hubungan suami isteri selama anda hamil sembilan bulan kecuali tentu saja jika ada alasan secara medis dan atas saran dari dokter anda untuk tidak melakukan hubungan seks.

Tetapi pada saat kehamilan sudh semakin membesar makaa perut andapun akan semakin besar dan saat itu anda perlu melakukan dan mencari posisi seks yang nyaman buat anda saat melakukan hubungan seks ini.

BEBERAPA POSISI HUBUNGAN SEKS TERBAIK SELAMA KEHAMILAN:

Posisi wanita diatas. Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak ibu hamil terutama karena wanita hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi.

  • Posisi duduk. Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut dimana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan wanita duduk diatasnya saling berhadapan atau membelakangi yang pria bila perut sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi.
  • Posisi laki-laki diatas tetapi berbaring hanya separuh tubuh.
  • Posisi berlutut atau berdiri.
  • Yang paling penting dari semua posisi seks selama kehamilan ini adalah jangan meletakkan berat badan anda ke perut ibu hamil selama hubungan seksual atau batasilah tekanan diperut ibu hamil.

Yang tetap harus anda ingat, bahwa hubungan seksual dapat menjdi salah satu bagian penting dalam pernyataan perasaan kasih saying, rasa aman dan tenang, kebersamaan, kedekatan perasaan dalam hubungan suami isteri. Tetapi jangan menjadikan hubungan seks memegang peranan paling berkuasa dalam keselarasan hubungan suami isteri. Anda tetap dapat menyatakan perasaan kasih sayang dengan saling bertukar pikiran (komunikasi), berpelukan, ciuman, ataupun pijatan tanpa harus melakukan hubungan seksual. Yang terpenting mencoba untuk saling mengerti keinginan pasangan.

Apakah hubungan seksual boleh tetap dilakukan selama kehamilan?

Ya, anda tetap boleh melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda selama kehamilan anda NORMAL.

Berbahayakah melakukan hubungan seksual selama kehamilan?

Adanya pemikiran yang salah bahwa seks selama kehamilan dapat menimbulkan infeksi atau takut melukai bayi dalam kandungan sewaktu berhubungan seks.

Hubungan Seks ataupun orgasme tidak berbahaya untuk bayi karena adanya lendir dari cervik (mulut rahim) dari ibu yang membantu melawan terhadap kuman / infeksi yang akan masuk ke dalam pintu rahim, dan secara alamiah Tuhan menciptakan suatu perlindungan yang aman pada bayi dalam kandungan, sehingga bayi terlindung. Bayi dalam kandungan berada dalam kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut yang kuat yang melindungi bayi selama dalam proses kehamilan.

Tetapi,jika kehamilan anda termasuk kehamilan dengan RESIKO TINGGI , atau dokter mengantisipasi nya kemungkinan komplikasi, atau anda menemukan sesuatu gejala yang tidak biasa setelah atau selama melakukan hubungan seksual seperti rasa nyeri, kontraksi atau keluar darah, sebaiknya hubungi dokter anda sebelum anda melakukan hubungan seksual lagi.

Kebanyakan dokter akan menyarankan anda untuk tidak melakukan hubungan seksual pada kasus-kasus kehamilan tertentu misalnya:

  • Ancaman keguguran atau riwayat keguguran.
  • Placenta letak rendah (plasenta previa).
  • Riwayat kelahiran premature .
  • Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tak diketahui penyebabnya serta kram.
  • Dilatasi /pelebaran servik.
  • STD atau penyakit seksual yang menular. Untuk kasus STD anda disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual sampai anda atau pasangan sudah diobati dan bebas dari penyakit itu.

Jika anda masih ragu-ragu untuk melakukan hubungan seksual selama kehamilan ini, jangan pernaj ragu untuk mengkonsultasikan hal ini dengan dokter anda.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

mang cukup bagus deskripsi artikel tersebut, namun intinya dari tema tersebut semua sama yang ada dalam artikel lain coba aja deskripsinya agak beda